Showing posts with label ILMU KESEHATAN MATA. Show all posts
Showing posts with label ILMU KESEHATAN MATA. Show all posts

Sunday, November 21, 2010

Pengertian Ulkus Kornea

Ulkus Kornea


DEFINISI
Ulkus Kornea adalah luka terbuka pada lapisan kornea yang paling luar.

Kornea

PENYEBAB
Ulkus biasanya terbentuk akibat:




  • Infeksi oleh bakteri (misalnya stafilokokus, pseudomonas atau pneumokokus), jamur, virus (misalnya herpes) atau protozoa akantamuba


  • Kekurangan vitamin A atau protein


  • Mata kering (karena kelopak mata tidak menutup secara sempurna dan melembabkan kornea).

    Faktor resiko terbentuknya ulkus:
    - Cedera mata
    - Ada benda asing di mata
    - Iritasi akibat lensa kontak.


  • GEJALA
    Ulkus kornea menyebabkan nyeri, peka terhadap cahaya (fotofobia) dan peningkatan pembentukan air mata, yang kesemuanya bisa bersifat ringan.
    Pada kornea akan tampak bintik nanah yang berwarna kuning keputihan.

    Kadang ulkus terbentuk di seluruh permukaan kornea dan menembus ke dalam.
    Pus juga bisa terbentuk di belakang kornea.
    Semakin dalam ulkus yang terbentuk, maka gejala dan komplikasinya semakin berat.

    Gejala lainnya adalah:
    - gangguan penglihatan
    - mata merah
    - mata terasa gatal
    - kotoran mata.

    Dengan pengobatan, ulkus kornea dapat sembuh tetapi mungkin akan meninggalkan serat-serat keruh yang menyebabkan pembentukan jaringan parut dan menganggu fungsi penglihatan.
    Komplikasi lainnya adalah infeksi di bagian kornea yang lebih dalam, perforasi kornea (pembentukan lubang), kelainan letak iris dan kerusakan mata.

    DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata.

    Pemeriksaan diagnostik yang biasa dilakukan adalah:
    - Ketajaman penglihatan
    - Tes refraksi
    - Tes air mata
    - Pemeriksaan slit-lamp
    - Keratometri (pengukuran kornea)
    - Respon refleks pupil
    - Goresan ulkus untuk analisa atau kultur
    - Pewarnaan kornea dengan zat fluoresensi.

    PENGOBATAN
    Ulkus kornea adalah keadaan darurat yang harus segera ditangani oleh spesialis mata agar tidak terjadi cedera yang lebih parah pada kornea.

    Tergantung kepada penyebabnya, diberikan obat tetes mata yang mengandung antibiotik, anti-virus atau anti-jamur.

    Untuk mengurangi peradangan bisa diberikan tetes mata corticosteroid.

    Ulkus yang berat mungkin perlu diatasi dengan pembedahan (pencangkokan kornea).

    Cara Mengobati Katarak

    Katarak


    DEFINISI
    Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan gangguan penglihatan.



    PENYEBAB
    Pada banyak kasus, penyebabnya tidak diketahui.

    Katarak biasanya terjadi pada usia lanjut dan bisa diturunkan.
    Pembentukan katarak dipercepat oleh faktor lingkungan, seperti merokok atau bahan beracun lainnya.

    Katarak bisa disebabkan oleh:



  • Cedera mata




  • Penyakit metabolik (misalnya diabetes)




  • Obat-obat tertentu (misalnya kortikosteroid).

    Katarak kongenitalis adalah katarak yang ditemukan pada bayi ketika lahir (atau beberapa saat kemudian).
    Katarak kongenitalis bisa merupakan penyakit keturunan (diwariskan secara autosomal dominan) atau bisa disebabkan oleh:
    - Infeksi kongenital, seperti campak Jerman
    - Berhubungan dengan penyakit metabolik, seperti galaktosemia.
    Faktor resiko terjadinya katarak kongenitalis adalah:
    - penyakit metabolik yang diturunkan
    - riwayat katarak dalam keluarga
    - infeksi virus pada ibu ketika bayi masih dalam kandungan.

    Katarak pada dewasa biasanya berhubungan dengan proses penuaan.
    Katarak pada dewasa dikelompokkan menjadi:
    1. Katarak immatur : lensa masih memiliki bagian yang jernih
    2. Katarak matur : lensa sudah seluruhnya keruh
    3. Katarak hipermatur : ada bagian permukaan lensa yang sudah merembes melalui kapsul lensa dan bisa menyebabkan peradangan pada struktur mata yang lainnya.

    Kebanyakan lensa agak keruh setelah usia 60 tahun.
    Sebagian besar penderita mengalami perubahan yang serupa pada kedua matanya, meskipun perubahan pada salah satu mata mungkin lebih buruk dibandingkan dengan mata yang lainnya.
    Banyak penderita katarak yang hanya mengalami gangguan penglihatan yang ringan dan tidak sadar bahwa mereka menderita katarak.

    Faktor yang mempengaruhi terjadinya katarak adalah:
    - kadar kalsium darah yang rendah
    - diabetes
    - pemakaian kortikosteroid jangka panjang
    - berbagai penyakit peradangan dan penyakit metabolik.
    - faktor lingkungan (trauma, penyinaran, sinar ultraviolet).


  • GEJALA
    Semua sinar yang masuk ke mata harus terlebih dahulu melewati lensa. Karena itu setiap bagian lensa yang menghalangi, membelokkan atau menyebarkan sinar bisa menyebabkan gangguan penglihatan.
    Beratnya gangguan penglihatan tergantung kepada lokasi dan kematangan katarak.

    Katarak berkembang secara perlahan dan tidak menimbulkan nyeri disertai gangguan penglihatan yang muncul secara bertahap.
    Gangguan penglihatan bisa berupa:
    - kesulitan melihat pada malam hari
    - melihat lingkaran di sekeliling cahaya atau cahaya terasa menyilaukan mata
    - penurunan ketajaman penglihatan (bahkan pada siang hari).

    Gejala lainnya adalah:
    - sering berganti kaca mata
    - penglihatan ganda pada salah satu mata.

    Kadang katarak menyebabkan pembengkakan lensa dan peningkatan tekanan di dalam mata (glaukoma), yang bosa menimbulkan rasa nyeri.

    Katarak

    DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata.

    Pemeriksaan diagnostik yang biasa dilakukan adalah:




  • Pemeriksaan mata standar, termasuk pemeriksaan dengan slit lamp





  • USG mata sebagai persiapan untuk pembedahan katarak.


  • PENGOBATAN
    Satu-satunya pengobatan untuk katarak adalah pembedahan.
    Pembedahan dilakukan jika penderita tidak dapat melihat dengan baik dengan bantuan kaca mata untuk melakukan kegitannya sehari-hari.
    Beberapa penderita mungkin merasa penglihatannya lebih baik hanya dengan mengganti kaca matanya, menggunakan kaca mata bifokus yang lebih kuat atau menggunakan lensa pembesar.
    Jika katarak tidak mengganggu biasanya tidak perlu dilakukan pembedahan.

    Pembedahan katarak terdiri dari pengangkatan lensa dan menggantinya dengan lensa buatan.
    1. Pengangkatan lensa
      Ada 2 macam pembedahan yang bisa digunakan untuk mengangkat lensa:
      - Pembedahan ekstrakapsuler : lensa diangkat dengan meninggalkan kapsulnya.
      Untuk memperlunak lensa sehingga mempermudah pengambilan lensa melalui sayatan yang kecil, digunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi (fakoemulsifikasi).
      - Pembedahan intrakapsuler : lensa beserta kapsulnya diangkat. Pada saat ini pembedahan intrakapsuler sudah jarang dilakukan.
    2. Penggantian lensa
      Penderita yang telah menjalani pembedahan katarak biasanya akan mendapatkan lensa buatan sebagai pengganti lensa yang telah diangkat.
      Lensa buatan ini merupakan lempengan plastik yang disebut lensa intraokuler, biasanya lensa intraokuler dimasukkan ke dalam kapsul lensa di dalam mata.

    Operasi katarak sering dilakukan dan biasanya aman. Setelah pembedahan jarang sekali terjadi infeksi atau perdarahan pada mata yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang serius.
    Untuk mencegah infeksi, mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan, selama beberapa minggu setelah pembedahan diberikan tetes mata atau salep.
    Untuk melindungi mata dari cedera, penderita sebaiknya menggunakan kaca mata atau pelindung mata yang terbuat dari logam sampai luka pembedahan benar-benar sembuh.

    PENCEGAHAN
    Pencegahan utama adalah mengontrol penyakit yang berhubungan dengan katarak dan menghindari faktor-faktor yang mempercepat terbentuknya katarak.

    Menggunakan kaca mata hitam ketika berada di luar ruangan pada siang hari bisa mengurangi jumlah sinar ultraviolet yang masuk ke dalam mata.

    Berhenti merokok bisa mengurangi resiko terjadinya katarak.
    Obat Terkait
    CATALIN
    CATARLENT
    FLAMAR ED
    KARY UNI
    NADIFEN
    OCUGARD
    PENTACIN
    RETICOPEN
    RETIVIT
    SPERSADEX COMP